Panduan penggunaan Blog

 Blog

Blog adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini sering kali dimuat dalam urutan isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama, meskipun tidak selamanya demikian. 

1. Tentukan Topik Utama Sesuai dengan Minat Anda

Menentukan topik utama yang akan Anda bahas di blog adalah pondasi penting dalam membuat blog. Dengan punya topik utama yang jelas, Anda akan lebih mudah dalam mengembangkan blog ke depannya. Anda tahu apa yang ingin Anda capai. Anda juga paham konten seperti apa yang ingin Anda buat.

Ingat, Anda akan mengelola blog ini untuk jangka waktu yang lama. Jadi pastikan Anda memilih topik utama blog yang sesuai dengan hobi dan minat Anda. Dengan begitu Anda tidak akan merasa terbebani dalam membuat konten blog.

Ada banyak topik blog yang bisa Anda angkat. Dari traveling, kuliner, parenting, marketing, teknologi, gadget, olahraga, entertainment, seni, musik, budaya, fashion, kecantikan, dan masih banyak lagi.

Topik mana yang menjadi minat Anda?

Jangan percaya rumor yang mengatakan kalau hanya topik-topik tertentu saja yang bisa menghasilkan uang. Sebab setiap topik punya audience-nya masing-masing.

Anda bisa melihat beberapa contoh blog untuk mencari inspirasi bagi blog Anda. Jika Anda masih bingung, kami memiliki artikel tentang niche blog terbaik yang bisa Anda coba.

2. Pilih Platform Blog Terbaik

Kini Anda sudah tahu topik apa yang akan Anda bahas di blog. Saatnya lanjut ke cara membuat blog yang cukup teknis, diawali dengan memilih platform blog terbaik. Platform blog adalah media yang akan Anda gunakan untuk mengelola blog, dari publish artikel sampai optimasi blog.

Seperti yang sudah saya sebutkan di awal, membuat blog kini semakin mudah. Anda tidak perlu berkutat dengan kode-kode rumit untuk membuat blog berkualitas bagus. Berikut beberapa platform blog terbaik saat ini:

WordPress.com

Bisa dikatakan, WordPress.com adalah paket lengkap untuk membuat blog. Dimana Anda sudah mendapatkan hosting dan domain yang siap pakai secara cuma-cuma.

Sayangnya, versi gratis WordPress.com sangatlah terbatas. Baik dari fitur maupun sumber dayanya. Sehingga Anda tidak memiliki banyak kebebasan untuk mengkustomisasi blog Anda.

WordPress.org

Berbeda dari WordPress.com yang memberikan Anda hosting dan domain gratis, dengan WordPress.org Anda wajib membeli hosting dan domain secara terpisah.

Namun, hal tersebut membuat Anda mempunyai kebebasan lebih untuk mengatur blog. Mulai dari tampilan, fitur, hingga sumber dayanya.

Blogger

Blogger merupakan platform dengan pengaturan yang ramah untuk pemula. Sehingga Anda tak akan terlalu dipusingkan dengan hal-hal teknis.

Selain itu, Blogger milik Google. Sehingga banyak fitur Blogger yang otomatis terintegrasi dengan produk Google. Termasuk Google AdSense, AdWords, dan Google Analytics.

Weebly

Bisa dikatakan kalau Weebly didesain khusus untuk Anda yang tak mau ribet. Terutama, bagi Anda yang awam dengan teknologi dan tak mau berurusan dengan coding.

Walaupun mudah digunakan, tapi Weebly memiliki banyak fitur yang siap pakai, lho. Sehingga benar-benar cocok untuk pemula yang baru terjun ke dunia blogging.

Lalu, mana platform blog terbaik untuk Anda?

Sebenarnya setiap platform punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, saya merekomendasikan WordPress.org untuk Anda. Ada banyak alasan mengapa WordPress.org adalah platform terbaik untuk Anda membuat blog.

Catatan: WordPress yang dimaksud di bawah adalah WordPress.org. Simak perbedaan lengkap antara WordPress.org dan WordPress.com.

  • Pertama, WordPress ramah untuk pemula.

Dengan WordPress, Anda sama sekali tidak perlu paham coding untuk membuat blog. Ingin mengubah tampilan? WordPress menyediakan ribuan tema gratis dan berbayar. Mau menambahkan fitur? Cukup install plugin dan Anda bisa dengan mudah menambahkan fitur di blog.  

  • Kedua, meskipun mudah digunakan, bukan berarti blog yang dihasilkannya berkualitas rendah.

WordPress telah digunakan oleh banyak perusahaan-perusahaan besar dunia seperti SONY Music, The Walt Disney, dan Mercedes Benz.

  • Ketiga, WordPress memiliki komunitas pengguna yang besar.

Dengan begitu Anda bisa dengan mudah menemukan tutorial dan panduan menggunakan WordPress di internet. Terdapat banyak website, grup, dan komunitas online yang membagikan tips menggunakan WordPress.  

3. Pilih Layanan Hosting Terbaik

Di poin sebelumnya, saya sudah menyinggung sedikit soal hosting. Anda memerlukan hosting untuk bisa menggunakan WordPress. Ingat ya, yang saya maksud di sini adalah WordPress.org, bukan WordPress.com.

Mungkin istilah hosting masih kurang familiar bagi Anda. Sederhananya, hosting adalah tempat untuk menyimpan semua file website, dari konten, gambar, video, audio, teks, tema, sampai pengaturan.

Jika menggunakan WordPress.com dan Blogspot, hosting sudah otomatis disediakan oleh platform tersebut. Nah, ketika menggunakan WordPress.org, Anda harus menyewa hosting secara mandiri.

Ada berbagai macam hosting yang bisa Anda gunakan, dari shared hosting, cloud hosting, hingga VPS hosting. Lalu jenis hosting mana yang tepat untuk Anda?

Shared hosting adalah jenis hosting yang paling cocok untuk blog yang masih pada tahap awal. Mengapa? Alasannya cukup sederhana, yaitu karena shared hosting adalah jenis hosting yang paling murah dan paling mudah pengelolaannya.

Untuk membeli hosting pun sangat mudah. Anda hanya perlu menuju website penyedia layanan hosting pilihan Anda dan pilih paket hosting. Kami telah menyediakan panduan bagi Anda untuk membeli paket hosting di Niagahoster.

Kabar baiknya, dengan membeli hosting di Niagahoster, Anda juga bisa mendapatkan 

4. Tentukan Nama Domain yang Mudah Diingat Orang

Selain hosting, Anda juga membutuhkan domain untuk blog. Domain adalah alamat yang digunakan untuk mengakses website Anda. Misalnya, Niagahoster, nama domainnya adalah www.niagahoster.co.id.

Keuntungan lain dari menggunakan WordPress.org adalah Anda bebas memilih ekstensi domain. Berbeda dengan WordPress.com dan Blogspot yang mengharuskan Anda untuk menambahkan embel-embel wordpress.com atau blogspot.com di belakang nama domain Anda.

WordPress.org memungkinkan Anda untuk memilih ekstensi domain apa saja seperti

  • .COM,
  • .CO.ID
  • .ID
  • .NET
  • .ORG
  • .INFO
  • .XYZ
  • dan masih banyak lagi.

Jadi Anda bisa berkreasi, tanpa perlu mengikuti aturan tertentu dari platform blog.

Supaya blog Anda punya nama domain yang menarik dan mudah diingat, Anda perlu mengikuti beberapa tips ini:

  • Buat Nama Domain yang Mudah Dieja

Pastikan nama domain Anda mudah dieja. Anda bisa menggunakan nama Anda sebagai nama domain. Namun, jika nama Anda sulit dieja, sebaiknya cari alternatif lain. Anda bisa berkreasi menggunakan kombinasi kata yang bisa mendeskripsikan diri Anda.

Misalnya, Anda adalah seorang ahli di bidang komputer. Anda bisa menggunakan nama seperti computergeeks.com.

  • Pilih Nama Domain yang Singkat

Buat nama domain yang singkat. Sebenarnya batas maksimum sebuah nama domain adalah 63 karakter. Namun, sebaiknya buat nama domain sesingkat mungkin agar lebih mudah dihafalkan.

  • Hindari Angka dan Tanda Hubung

Hindari angka dan tanda hubung. Angka dan tanda hubung bisa menyulitkan orang untuk mengingat dan melafalkan nama domain Anda. Jadi sebaiknya hindari dua hal tersebut.

Sudah terbayang nama domain apa yang akan Anda gunakan? Jika sudah coba cek ketersediaan nama domain tersebut.

Sumber: https://www.niagahoster.co.id/blog/cara-membuat-blog/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan pembuatan akun Gmail

Satria Alvayed, macam komunikasi daring

Panduan pembuatan Dropbox